Powered By Blogger

2/11/2013

Catatan Merah Si Lalat


Lalat  terbang berputar-putar  mengelilingi

kepala SBYmeski tangan mengayun

ke kiri-kanan 

kepalalalat 

bergeming tak mundur


ajudan tangkas 

meraih kaleng erosol


diarahkan ke samping 

tubuh presiden


dipencet dan 

menyemburlah di udarapartikel renik 

insektisida pembunuhlalat terhalau 

terbirit terbang menghilangPresiden tersenyum 

dan langsung angkat bicara


Alegori si lalat


Pribadi kotor(jorok)yang dianggap Estetika yang bisa menyatu didalam jiwa,berharap suatu ketika di kemudian hari bisa membawa angin penyejuk yang hadir dari lembah sunyi jauh dari polusi.Itu suatu hil yang mustahal,,hehehe,,, Yups, hal yang mustahil,dan kurang masuk di nalar pikiran untuk pribadinya yang sisi kanan samping,depan belakangnya terhuni,hiruk pikuk aktivitas berjubel yang memberikan beban serta rantai belenggu sebuah target yaitu pencapaian duniawi,jasadi atau bahkan faanawi serta mungkin bahasa lainya yang kurang mengerti bagi kebanyakan orang-orang selain suku bangsa para lalat-lalat.....kekekekekekeke... Yang kesemuannya itu membawa andil besar untuk memihak berat sebelah,lantaran memenuhi kesehariannya yang takut tidak bisa berbuat,berebut materi (finansial).
 Bagi sekumpulan para lalat tidak perlu untuk berkaca akan acuan itu,,,,serta berlari untuk merebut, mendapatkan tersebut yang diatas itu?gara-gara para si lalat tadi lebih memilih iming-iming “IDEALISME” yang tidak berlaku bagi hukum perut setiap harinya selalu saja berontak dengan dalih keinginan yang berujud ”RASA”(PAHIT,MASAM,ASIN,,,,,,NANO NAMANYA .....!!!kekekekeke...)



kamera tv merekamnya dan

peristiwa tersiar ke seluruh nusantara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar