Catatan Merah Si Lalat
Lalat terbang berputar-putar mengelilingi
kepala SBYmeski tangan mengayun
ke kiri-kanan
kepalalalat
bergeming tak mundur
ajudan tangkas
meraih kaleng erosol
diarahkan ke samping
tubuh presiden
dipencet dan
menyemburlah di udarapartikel renik
insektisida pembunuhlalat terhalau
terbirit terbang menghilangPresiden tersenyum
dan langsung angkat bicara
Alegori si lalat
Pribadi kotor(jorok)yang dianggap Estetika yang bisa menyatu
didalam jiwa,berharap suatu ketika di kemudian hari bisa membawa angin penyejuk
yang hadir dari lembah sunyi jauh dari polusi.Itu suatu hil yang mustahal,,hehehe,,, Yups, hal yang
mustahil,dan kurang masuk di nalar pikiran untuk pribadinya yang sisi kanan
samping,depan belakangnya terhuni,hiruk pikuk aktivitas berjubel yang
memberikan beban serta rantai belenggu sebuah target yaitu pencapaian
duniawi,jasadi atau bahkan faanawi serta mungkin bahasa lainya yang kurang
mengerti bagi kebanyakan orang-orang selain suku bangsa para lalat-lalat.....kekekekekekeke...
Yang kesemuannya itu membawa andil besar untuk memihak berat sebelah,lantaran
memenuhi kesehariannya yang takut tidak bisa berbuat,berebut materi
(finansial).
Bagi sekumpulan para lalat tidak perlu untuk berkaca akan
acuan itu,,,,serta berlari untuk merebut, mendapatkan tersebut yang diatas
itu?gara-gara para si lalat tadi lebih memilih iming-iming “IDEALISME” yang
tidak berlaku bagi hukum perut setiap harinya selalu saja berontak dengan dalih
keinginan yang berujud ”RASA”(PAHIT,MASAM,ASIN,,,,,,NANO NAMANYA
.....!!!kekekekeke...)
kamera tv merekamnya dan
peristiwa tersiar ke seluruh nusantara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar