,,,KEMANA aku berlabuh,"terjadilah"adaptasi doktrin-doktrin memasuki rongga dada terkadang terkatub-mengatub
berdenyut desir, berkumpul di otak kepalaku,antara sadar dan imagin,,, tak satupun mendingin dari aliran nadi dar-
ahku,................................................................................????
Serempak seluruh organ inderaku,,lari tunggang-melanggang,berkumpul,mengikuti pusaran desir "insting birahi",,,,
segera menyebar merambat di setiap nafas-napas, sakaw parau,menerawang ke atas,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
dilangit genting atapmu??
MAu ku tak lagi menurut maumu, karena sudah terbiasa meracu-pilu,menderu,oleh seonggok tumpukan kain berham-
buran dilantai kamarmu,,,,,,,,,,
Berharap,
memelas,
menaruh janji-janji tiada satupun ada yang mengamini,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Ragaku mungkin binasa,
oleh cacing-cacing,belatung,
namun "sepenggal Atma" nian abadi,sepanjang zaman,terus bergandeng tangan,dengan "Para selir-selir"terbaiku.....
.............................................................................................................................................
Lalu tubuhku terbang melayang,
ringan,
KUGAPAI TANGANMU,!?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar